Love Yourself First and Love Me Latter

 

Nama              : Juan Pinantun Pakpahan

Fakultas         : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Jurusan          : Ilmu Komunikasi

Cluster           : 31

Judul              : Love Yourself First and Love Me Latter

            Halo perkenalkan nama saya Juan Pinantun Pakpahan berdomisili di Tangerang, Banten dan puji Tuhan merupakan seorang mahasiswa baru Universitas Brawijaya, di fakultas jingga apalagi kalau bukan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik tahun 2020 ini.

Pada saat ini saya akan membahas sebuah topik yang sangat menarik untuk dibahas yaitu tentang Love Yourself dimana memiliki arti yaitu mencintai diri sendiri, memahami, serta nantinya akan menerima diri sendiri.

Kata Love Yourself itu sendiri kerap kali baru akan muncul nantinya didalam benak setiap individu ketika individu tersebut sedang menghadapi sesuatu permasalahan, dan pasti setiap insan individu selalu dihadapkan kepada sebuah masalah baik masalah tersebut masuk ke dalam kategori masalah yang berat, sedang maupun ringan. Hal tersebut tergantung setiap insan invidu yang menanggapi dalam menghadapi permasalahan tadi, permasalahan tersebut biasanya akan timbul dari sikap maupun tindakan setiap indvidu manusia yang dianggap oleh individu lain merupakan suatu kesalahan.

Contohnya sebagai mahasiswa, saat kita diberikan berbagai macam tugas oleh para dosen atau seperti saat ini mahasiswa baru diberikan tugas – tugas PKKMABA dan terdapat sebuah deadline atau jarak waktu atau batas waktu pengumpulan lalu mahasiswa telat dalam mengumpulkan tugas tersebut maka dosen atau para panitia PKKMABA akan menganggap sikap tersebut merupakan suatu kesalahan dan dapat menyebabkan atau menimbulkan sebuah permasalahan. Contoh lainnya dari segi pekerjaan, seseorang individu melakukan hal hal yang tidak diperbolehkan dalam peraturan tempat kerjanya tindakan seperti itu berarti sebuah kesalahan dan dapat menyebabkan permasalahan karena didalam setiap peraturan yang dibuat pasti ada sanksi nya. Mudahnya, setiap tindakan perilaku yang setiap individu lakukan akan berisiko dan setiap individu harus berani bertanggung jawab (apa yang diperbuat maka harus berani bertanggung jawab).

Seperti yang sudah dikatakan tadi bahwa permasalahan permasalahan yang dialami tersebut tergantung bagaimana cara individu itu menanggapi, namun apakah dari setiap individu pernah melontarkan kritikan secara langsung maupun tidak ke dalam diri sendiri saat ketika sedang mengalami kesalahan dan permasalahan tersebut ? misalnya seperti ini :

·       “Kenapa sih gua bodoh banget bisa melakukan hal seperti ini ???!!”

·       “Kayak gini aja gabisa, gapunya kemampuan idup lu ya??!”

·       “Ngapain idup kalau apa apa gabisa??!!”

·       dll

Kalimat kalimat negatif seperti ini lah yang akan menghantui isi kepala yang di mana kalimat itu akan mengambil alih diri setiap pribadi manusia untuk terus melakukan hal hal yang bersifat menghakimi diri sendiri secara terus menerus, dan dari kalimat kalimat yang seperti inilah yang membawa dampak negatif ke  dalam diri contohnya dapat memberikan timbulnya rasa kurang percaya diri atau minder atau yang sering kita ketahui dengan istilah Insecure.

Insecure adalah keadaan di mana ketika setiap pribadi manusia sedang merasa cemas dan takut yang berlebihan terhadap suatu hal pada lingkungan sekitar atau terhadap orang lain, contohnya dalam segi pekerjaan. Ketika seseorang individu manusia yang tadinya mengalami PHK akibat tidak mematuhi peraturan, mendapatkan sebuah tawaran pekerjaan yang sangat menarik dan menantang lalu seorang tersebut langsung melontarkan kritikan – kritikan ke dalam diri nya seperti :

·       “Mampu nggak ya, gua melakukan pekerjaan ini???”

·       “Emangnya gua beneran layak untuk diposisi ini???”

·       “Pasti diluar sana saingan gua banyak deh kan banyak yang lebih mampu dari gua!”

Hal tersebut terjadi dikarenakan individu tersebut masih menyimpan kalimat – kalimat negatif akan teringat nya memori di masa lampau yang menyebabkan timbulnya suatu perasaan akan ketidakyakinan atas kemampuan yang ada didalam diri sendiri yang di mana perasaan tersebut akan terus terngiang di kepala individu tersebut dan apabila berkepanjangan ini bisa membuat diri menjadi semakin putus asa, depresi dan bahkan bisa menimbulkan masalah sosial yaitu bunuh diri yang dikarenakan benci terhadap diri. Oleh karena itu pentingnya setiap individu manusia untuk memiliki kemampuan yang cukup untuk memahami, menerima dan menyanyangi diri sendiri atau bisa kita sebut dengan Self love.

Self love atau mencintai diri sendiri memiliki banyak arti, misalnya diartikan dengan kondisi ketika setiap individu dapat menghargai diri nya sendiri dengan cara – cara seperti memiliki keinginan untuk mengapresiasi diri sendiri ketika mampu mengambil atau memilih keputusan dalam perkembangan spiritual, fisik dan juga psikologis, sebagai contohnya adalah ketika seseorang sudah bisa berhasil menerima kekurangan dan kelebihan masing masing ada dalam diri, serta mampu fokus terhadap tujuan hidup yang dimiliki.

Tentu saya sendiri pun pasti pernah merasa insecure namun setelah menyadari hal tersebut maka saya memulai secara perlahan proses demi proses untuk mencintai diri saya sendiri dengan cara menentukan standar seberapa berharga diri saya dan mencoba untuk tidak menggunakan standar diri orang lain dalam diri, yang dimana saya sangat bersyukur dapat menemukan cara ini di salah satu akun youtube. Disini dikatakan bahwa tidak ada satupun buku panduan, buku pedoman kalau setiap orang harus mencapai apa atau seberapa banyak supaya dinilai berharga.

Jadi, cintai lah diri sendiri dan terapkan dalam diri bahwa setiap orang itu berharga dengan cara nya masing – masing karena setiap individu manusia diciptakan beda beda satu sama lain. Diri sendiri lah yang dapat menemui standar nya masing masing maka yang seharusnya seseorang bandingin ialah diri nya sendiri di masa lalu hal ini sebabkan karena setiap individu manusia bisa saja mengalami perubahan di setiap harinya di mana setiap harinya seseorang belajar dan berprogress untuk diri sediri.

Refrensi :

Self-Love: Menghargai Diri Sendiri, Kalau Bukan Kamu Siapa Lagi?

Kenapa Aku Bisa Minder? (Penyebab Insecure)



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya Kesehatan Mental